Rabu, 20 Juli 2011

L3/35Tanket

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Carro Armato L3/35
L3 tankette.jpg
Tipe Tanket
Negara asal Bendera Italia Italia
Sejarah pemakaian
Masa penggunaan from 1935
Digunakan oleh Italia, Brazil, Bulgaria, Republik Cina, Kroasia, Hongaria, Spanyol Nationalis
Pada perang Perang Sino-Jepang Kedua, Perang Italia-Ethiopia Kedua, Perang Saudara Spanyol, Perang Slowak-Hongaria, Invasi Albania, Perang Anglo-Irak, Perang Dunia II
Sejarah produksi
Diproduksi 1933–36
Jumlah produksi circa 2,000–2,500
Varian L3/33, L3/38, L3 cc, L3 Lf,
Spesifikasi
Berat 3.2 tonnes
Panjang 3.17 m (10 ft 5 in)
Lebar 1.4 m (4 ft 8 in)
Tinggi 1.3 m (4 ft 3 in)
Awak 2 (commander and driver)

Tempur 6–14 mm
Senjata
utama
2 × 8 mm machine guns
Jenis Mesin FIAT-SPA CV3 water cooled
43 hp (32 kW)
Suspensi bogie
Daya jelajah 125 km (78 mi)
Kecepatan 42 km/h (26 mph) road
L3/35 atau Carro Veloce CV-35 adalah tank Italia yang digunakan sebelum dan selama Perang Dunia II. Meskipun disebut sebagai tank ringan oleh Tentara Italia, konfigurasi tanpa turet, berat, dan daya tembaknya membuatnya lebih mirip tanket kontemporer.

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting] Pengembangan

L3/35 adalah pengembangan dari empat tanket Carden Loyd Mark VI yang diimpor dari Britania pada 1929. Kendaraan pertama yang dikembangkan Italia dari tanket Carden Lloyd disebut sebagai CV-29; "CV" singkatan dari Carro Veloce (Bahasa Italia: "tank cepat") dan "29" menunjukkan tahun adopsi. Hanya 21 buah CV-29 yang dibuat.
[sunting] CV-33
Pada 1933, desain baru dibangun bersama oleh Fiat dan Ansaldo. Kendaraan ini diperkenalkan sebagai Fiat-Ansaldo CV-33. Sekitar 300 CV-33 dibuat.
[sunting] L3/33 dan L3/35
Pada 1935, sebuah model dengan sedikit pengembangan dari CV-33 diperkenalkan dan dinamai CV-35. Perbedaan utamanya terletak pada senapan mesin tunggal 6,5 mm yang digantikan dengan senapan mesin kembar 8 mm. Banyak CV-33 tua yang direnovasi agar memenuhi spesifikasi CV-35. Pada 1938, kendaraan-kendaraan tersebut diperkenalkan kembali sebagai L3/33 ("L" untuk Leggio atau 'ringan') dan L3/35.
[sunting] L3/38
Pada 1938, dilakukan pengembangan lebih lanjut kendaraan L3 dan dinamai L3/38. Tidak tampak banyak kendaraan ini dibuat dan beroperasi. L3/38 memiliki suspensi batang torsi dan senapan mesin Madsen tunggal 13,2 mm.

[sunting] Rancang bangun

Sebuah CV-35 (L3/35) dengan lapis baja yang dikeling.
L3/35 adalah kendaraan lapis baja ringan berawak dua biasanya dipersenjatai dengan senapan mesin kembar 8 mm. Selain jumlah dan jenis senapan mesin, tidak banyak perbedaan antara L3/35 dan L3/33. Konstruksi lapis baja keduanya dikeling dan dilas.
Komondan merangkap penembak duduk si sisi kiri dan pengemudi di sisi kanan. Mesin dipasang melintang di bagian belakang, dengan sistem transmisi maju. Sebuah radiator melingkar diletakkan di belakang mesin. Suspensi tipe Vickers-Carden-Lloyd memiliki dua ’’bogie’’ beroda-tiga di atas per daun dan sebuah roda tanpa per pada setiap sisi. Terdapat sebuah rel yang terbuat dari kayu akasia tempat rantai roda bergerak maju.

[sunting] Produksi

Jumat, 17 Juni 2011

Gerhana bulan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Gerhana Bulan
Diagram gerhana bulan: Bayangan bumi yang menutupi bulan
Gerhana bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi.
Dengan penjelasan lain, gerhana bulan muncul bila bulan sedang beroposisi dengan matahari. Tetapi karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika, maka tidak setiap oposisi bulan dengan matahari akan mengakibatkan terjadinya gerhana bulan. Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika akan memunculkan 2 buah titik potong yang disebut node, yaitu titik di mana bulan memotong bidang ekliptika. Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi pada node tersebut. Bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu titik oposisi ke titik oposisi lainnya. Maka seharusnya, jika terjadi gerhana bulan, akan diikuti dengan gerhana matahari karena kedua node tersebut terletak pada garis yang menghubungkan antara matahari dengan bumi.
Sebenarnya, pada peristiwa gerhana bulan, seringkali bulan masih dapat terlihat. Ini dikarenakan masih adanya sinar matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi. Dan kebanyakan sinar yang dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah. Itulah sebabnya pada saat gerhana bulan, bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, ataupun coklat.
Gerhana bulan dapat diamati dengan mata telanjang dan tidak berbahaya sama sekali.

[sunting] Jenis-jenis gerhana bulan

  • Gerhana bulan total
Pada gerhana ini, bulan akan tepat berada pada daerah umbra.
  • Gerhana bulan sebagian
Pada gerhana ini, tidak seluruh bagian bulan terhalangi dari matahari oleh bumi. Sedangkan sebagian permukaan bulan yang lain berada di daerah penumbra. Sehingga masih ada sebagian sinar matahari yang sampai ke permukaan bulan.
  • Gerhana bulan penumbra
Pada gerhana ini, seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra. Sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram.

[sunting] Galeri


Sabtu, 28 Mei 2011

 
 
 
 
 
     

jalak bali

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
?Jalak Bali
Jalak Bali di Kebun Binatang Brookfield
Jalak Bali di Kebun Binatang Brookfield
Status konservasi
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Passeriformes
Famili: Sturnidae
Genus: Leucopsar
Stresemann, 1912
Spesies: L. rothschildi
Nama binomial
Leucopsar rothschildi
Stresemann, 1912
Jalak Bali
Jalak Bali di Kebung Binatang Houston
Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) adalah sejenis burung pengicau berukuran sedang, dengan panjang lebih kurang 25cm, dari suku Sturnidae. Jalak Bali memiliki ciri-ciri khusus, di antaranya memiliki bulu yang putih di seluruh tubuhnya kecuali pada ujung ekor dan sayapnya yang berwarna hitam. Bagian pipi yang tidak ditumbuhi bulu, berwarna biru cerah dan kaki yang berwarna keabu-abuan. Burung jantan dan betina serupa.
Endemik Indonesia, Jalak Bali hanya ditemukan di hutan bagian barat Pulau Bali. Burung ini juga merupakan satu-satunya spesies endemik Bali dan pada tahun 1991 dinobatkan sebagai lambang fauna Provinsi Bali. Keberadaan hewan endemik ini dilindungi undang-undang.
Jalak Bali ditemukan pertama kali pada tahun 1910. Nama ilmiah Jalak Bali dinamakan menurut pakar hewan berkebangsaan Inggris, Walter Rothschild, sebagai orang pertama yang mendeskripsikan spesies ini ke dunia pengetahuan pada tahun 1912.
Karena penampilannya yang indah dan elok, jalak Bali menjadi salah satu burung yang paling diminati oleh para kolektor dan pemelihara burung. Penangkapan liar, hilangnya habitat hutan, serta daerah burung ini ditemukan sangat terbatas menyebabkan populasi burung ini cepat menyusut dan terancam punah dalam waktu singkat. Untuk mencegah hal ini sampai terjadi, sebagian besar kebun binatang di seluruh dunia menjalankan program penangkaran jalak Bali.
Jalak Bali dinilai statusnya sebagai kritis di dalam IUCN Red List serta didaftarkan dalam CITES Appendix I.

[sunting] Lihat pula

[sunting] Referensi

[sunting] Pranala luar